Monday, January 5, 2009

Sehat dulu, baru belajar spiritual.

Bayangkan, bagaimana jadinya jika bumi ini diisi oleh orang-orang yang tidak bisa mati ? Tidak bertambah tua, dan tidak pernah sakit?

Pertama, tentu saja tidak ada kakek-kakek dan nenek-nenek di jalan-jalan.
Kedua, rumah sakit dan dokter tidak laku.
Ketiga, ngga ada peruntukan tanah untuk kuburan.

Tetapi saya yakin, banyak orang stress karena bosan berkeliaran sebagai ganti kakek-kakek dan nenek-nenek. 

Sering kita mendengar bahwa manusia memiliki badan kasar dan roh. Badan kasar manusia rentan dengan sakit, dapat menjadi tua dan mati. Sedangkan roh, tidak mengenal sakit, tua maupun mati, abadi adanya.

Lalu bagaimana asal muasal roh manusia yang abadi menjadi terkurung dalam tubuh kasar manusia? 

Menurut saya, sebetulnya manusia itu bosan jadi makhluk abadi. Dalam kebosanannya, manusia ingin bermain-main sedikit. Kemudian, melalui proses sebab-akibat yang cukup rumit, voila....jadilah manusia seperti yang sekarang. Karena terlalu lama bermain, manusia lupa akan hakikat dirinya sendiri, dan lupa bahwa di dunia ini dia sedang bermain. 
 
Dalam tradisi reiki Jepang, aliran Reiki Ryoho dan Gendai Reiki ho, manusia di dunia ini sedang dalam proses belajar untuk mengetahui kembali hakikat dari keberadaannya sendiri. 

Banyak jalan untuk belajar, dapat melalui jalan agama, ataupun meditasi. Tetapi jaman modern yang serba cepat menimbulkan beragam penyakit yang disebabkan oleh stress dan depresi. 

Untuk membantu kita di jaman modern ini, maka sensei Mikao Usui menciptakan tradisi Reiki Jepang untuk meningkatkan kesehatan, menyembuhkan penyakit dan menghilangkan stress. Setelah sehat, maka kita dapat melanjutkan kembali perjalanan hidup dan pelajaran kita. 


0 comments: