Tuesday, March 24, 2009

Sifat egois adalah awal kasih ?

Seorang murid Zen pernah berkata, “apakah sang Budha yang telah tercerahkan telah bebas dari semua hasrat dan keinginan?”

Sang guru Zen menjawab “ Justru sang Budha mempunyai hasrat dan keinginan yang terbesar yang bisa dimiliki oleh seorang manusia, yaitu menyelamatkan semua makhluk hidup”.

Hidup di dunia modern, tidaklah lepas dari berbagai masalah, dari masalah kesehatan, hubungan, keuangan dan banyak lagi. Jika ada suatu obat yang dapat menghilangkan penderitaan dengan cepat, tentu kita akan mencobanya. Tidak mengherankan bila polisi selalu kesulitan membasmi narkoba dan penyalahgunaan obat-obatan. 



Tetapi narkoba dan obat-obatan tidaklah menyelesaikan masalah, malah menambah beragam masalah kesehatan dan sosial. Sebenarnya, inti dari semua permasalahan kita disebabkan dari sifat-sifat kita yang egois. Sifat egois kita yang hanya mementingkan diri kita sendiri, tidak dapat memuaskan keinginan kita yang makin lama makin besar dan rasa menderita yang di akibatkan keinginan yang tak tercapai.

Sayangnya, ada kalanya ketika kita ingin melakukan praktik cinta kasih yang tidak mementingkan diri sendiri seringkali tidak ada penghargaan dari orang lain malah sebaliknyalah yang kita terima. Kita menjadi tidak termotivasi dan berhenti melakukan praktik-praktik cinta kasih.

Saya memiliki ide dan gagasan bagi anda untuk dapat melakukan praktik cinta kasih dengan mudah:

Jika anda ingin menjadi seseorang yang penuh kasih, mulailah dengan menjadi seseorang yang mementingkan kepentingan anda sendiri atau egois. Egois disini adalah egois dalam arti yang sebenar-benarnya, jika anda lapar maka puaskanlah rasa lapar anda, jika anda mengantuk puaskanlah rasa ngantuk anda dengan tidur, puaskanlah keinginan dan hasrat anda,tidak perlu memikirkan kepentingan orang lain atau kata-kata orang lain.

Dengan menjadi seseorang yang sangat egois, anda akan menemukan bahwa kebutuhan dan kepentingan anda hanya dapat dipenuhi dengan mudah apabila dengan adanya jasa dan usaha orang lain. Apakah anda mau menanam beras untuk mendapatkan nasi bila anda bisa mendapatkannya dengan mudah dengan membelinya di toko? Atau anda membangun rumah anda dengan tangan anda sendiri bila anda bisa menyewa seorang tukang bangunan? Karena usaha dan jasa orang lainlah, maka kita bisa dengan mudah memenuhi kepentingan dan kebutuhan kita.

Ada dua kemungkinan anda mendapatkan jasa dari orang lain, yaitu dengan merampok atau dengan bekerjasama. Merampok sendiri ada dua kategori yaitu merampas hak milik dan jasa orang lain untuk kita gunakan dan memperbudak orang lain dengan memberi imbalan sangat sedikit untuk jasa dan usahanya.Sedangkan bekerjasama dengan orang lain juga ada dua kategori, yaitu kerjasama saling menguntungkan dan integrasi.

Merampok mampu memberikan kenyamanan dan pemenuhan kebutuhan hidup secara instan. Tetapi dengan cara ini anda akan membuat banyak orang marah dan sakit hati. Makin banyak yang anda sakiti, makan makin banyak pula musuh anda, perlahan-lahan mereka akan berkelompok dan menjadi sebuah kekuatan dengan satu tujuan, yaitu mencelakai anda. Dan anda akan mendapati diri anda hancur secepat anda mendapatkan kepuasan dari hasil rampokan anda. Dilihat dari kepentingan jangka panjang, merampok dengan merampas dan memperbudak tidak dapat memenuhi kepentingan dan kebutuhan kita yang egois.

Bagaimana dengan cara kedua, yaitu bekerjasama saling menguntungkan dan integrasi?

Kerjasama dengan orang lain didasari dengan keinginan untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan dan kepentingan yang ada sekarang saja, tetapi juga keinginan untuk dapat memenuhi kebutuhan dan kepentingan jangka panjang. Mungkin saja, anda merasa rugi atas beberapa hal yang mendasari komitmen anda, tetapi anda dapat merasakan kemudahan dan fasilitas beberapa waktu kemudian. Disini anda dapat melihat, bahwa kerjasama yang baik, seringkali mendatangkan teman dan persaudaraan dengan orang lain.

Tahukah anda, kerjasama yang berulang-ulang dan terus-menerus akan menimbulkan suatu ikatan yang mendalam antara anda dan partner anda, dimana anda tidak lagi memperhitungkan untung-rugi lagi tetapi bagaimana dapat membuat sesuatu yang lebih besar untuk kemajuan bersama? Pada titik inilah kerjasa sama yang anda rajut dengan tekun dan sabar berbuah, inilah yang namanya integrasi.

Anda merasa satu dengan partner anda, anda merasa penderitaan mereka adalah penderitaan anda sendiri, dan anda juga merasa bahwa suka cita mereka adalah suka cita anda sendiri. Kesatuan seperti ini, menimbulkan perasaan kasih dan pengertian di hati.

Bayangkan jika anda mampu bekerjasama dan membangun integrasi dengan semua orang yang anda temui? Tidakkah anda akan merasakan kasih sayang pada semua orang?

Dan bila anda suatu saat mampu mengembangkan rasa kesatuan ini kepada semua makhluk hidup dan alam, tidakkah anda dapat disebut orang suci?

Jika anda ingin menimbulkan kasih sayang di dalam hati anda, mulailah dengan menjadi diri anda sendiri. Mulailah dengan menerima segala keinginan dan kebutuhan anda, dan berinteraksilah secara menguntungkan dengan semua orang. Niscaya, suatu saat anda akan menemukan, bahwa kasih sayang dan pengertian, sudah sejak dulu ada didalam diri anda dan sekarang anda sadar telah memilikinya.

0 comments: