Tuesday, August 18, 2009

Rahasia keberhasilan….

Bayangkan diri anda menjadi seorang pemahat, bayangkan diri anda dengan hati-hati menyiapkan bahan pahatan, mengukir dan memahat dengan sepenuh hati, setelah melalui proses yang cukup melelahkan, pahatan anda telah menjelma menjadi sebuah patung kuda yang gagah perkasa, apa perasaan anda saat itu ketika melihat hasil karya anda? Itulah rasa keberhasilan…

Bila mengikuti analogi pemahat tadi, maka untuk mendapatkan hasil yang sangat memuaskan, sang pemahat memerlukan banyak sekali proses untuk dapat menciptakan sebuah patung kuda. Mulai dari mendapatkan bahan yang tepat, menyiapkan alat-alat yang tepat, mendapatkan tempat yang cukup memadai, dan yang tidak kalah penting adalah gambaran yang tercipta di benaknya.

Sebentar…ada satu yang tertinggal, yaitu rasa keinginan untuk menciptakan. Yah, rasa keinginan itu penting sekali dalam sebuah karya cipta. Karena rasa keinginan itu ibarat listrik, bisakah sebuah televisi menayangkan gambar jika tidak ada listrik?

Sebenarnya, kehidupan kita ibarat memahat, bahan yang kita pahat adalah kehidupan kita. Sadarkah anda bahwa jumlah pendapatan, kualitas hubungan dengan orang lain, dan kesehatan kita adalah hasil dari pahatan kita? Kita sendiri yang menciptakan semuanya itu…

Benar sekali, kita yang memahat kehidupan kita. Bila anda sekarang merasa hidup anda tidak memiliki arah yang benar, dapat dipastikan bahwa anda sedang memahat gambaran yang keliru. Seorang pemahat, haruslah memiliki gambaran yang jelas tentang apa yang ingin dia pahat, kemudian dia harus mampu mempertahankan gambaran tersebut terus-menerus, agar yang dia pahat

benar-benar apa yang dia gambarkan di benaknya. ( Jangan sampai, memahat patung kuda, tetapi bertelingan kelinci, hehehe)

Nah, inilah kunci rahasia dari keberhasilan hidup, yaitu konsentrasi. Kenapa disebut kunci, karena konsentrasi diperlukan dalam segala bidang. Tanpa konsentrasi, tidak ada sesuatu yang bisa dibangun dan tidak ada sesuatu yang selesai. Orang sering kali melupakan pentingnya melatih konsentrasi, dan berupaya menghindarinya. Karena itu lebih banyak orang gagal daripada berhasil. Sudahkah anda memiliki konsentrasi yang cukup untuk mendukung keberhasilan anda?

0 comments: