Tuesday, March 29, 2016

Sebuah pertanyaan dan sebuah jawaban

Ada kalanya, di sebuah perguruan spiritual, seorang murid perguruan spiritual mengalami kebingungan untuk mengerti tentang kehidupan. Baginya, hidup di dunia sungguh membingungkan, apalagi jika menyangkut soal agama dan kepercayaan. Bayangkan saja, ada penganut agama yang sudah diajarkan bila membunuh manusia yang lain sama saja dengan membunuh seluruh manusia, tapi rela menjadi pelaku bom bunuh diri yang menewaskan tidak hanya dirinya sendiri tapi juga orang lain. Sungguh sangat bertolak belakang.

Tidak hanya itu saja, dia juga melihat, bahwa tidak semua orang baik dapat sukses dan kaya raya, sedangkan orang yang mengaku baik dan bersenjatakan  kata-kata santun sanggup kaya raya dengan main proyek di pemerintah, menggunakan hukum dan jabatan untuk memperkaya diri sendiri  dengan alasan untuk kebaikan rakyat.

Dalam kebingungan melihat fenomena yang ada di dalam masyarakat, sang murid tersebut bertanya pada gurunya tentang  mengapa semua itu bisa terjadi dan apa peran Tuhan dalam semua peristiwa yang terjadi.

Murid: "Guru, mengapa Tuhan, membiarkan orang jujur dan baik susah, dan orang yang berniat jelek sukses."

Guru: " Tuhan, tidak menciptakan matahari hanya untuk orang baik, tapi untuk semua makhluk, dan bagi Nya, semua makhluk baik adanya."

Murid: " Dengan begitu, berarti Tuhan mengijinkan tindakan koruptif, manipulatif dan kebengisan terjadi, lalu dimana letak keadilan dan kewelas asihan Tuhan.?"

Guru: "Semua hal berawal dari Dia, karena Dia lah, maka semua terjadi, karena Dia lah maka semua berputar dan bergerak, dan kepada Dia lah semuanya berpulang, karena itu, apapun yang terjadi tentu saja sudah terjadi karena seijinNya. "

" Karena semua yang terjadi berawal dari Nya, maka sudah sepantasnyalah jika semua dosa dan kesalahan kita pada akhirnya juga akan di maafkan dan diterima olehNya.Inilah mengapa Tuhan disebut sebagai Maha pengampun, welas asihNya tiada batas"

Murid: " Bukankah demikan, berarti lebih enak menjadi orang jahat  dan manipulatif, apa untungnya menjadi orang jujur dan baik?"

Guru: " Orang yang berperilaku jahat, seperti yang kamu deskripsikan, hanyalah orang yang sedang tidak sadar tentang hakikat sejati dari alam ini, yakni perubahan, segala sesuatu berubah dan mengalir, orang-orang tersebut berusaha mempertahankan apa saja yang mereka anggap berharga bagi mereka, bila saatnya perubahan menjelang, mereka tidak akan siap, dan penderitaan akan kehilangan hal yang menjadi pegangan mereka adalah neraka bagi mereka."

"Dan, bagi mereka yang jujur, mereka waspada akan apa yang bakal terjadi, dan telah mepersiapkan diri mereka dengan baik, secara alamiah, mereka siap akan perubahan, maka mereka akan selamat."

"Inilah, mengapa Tuhan di sebut Maha adil, karena semua akan menerima akibat dari aksi dan perbuatannya sendiri."

Murid: "Terima kasih, Guru, sekarang saya sadar, bahwa hakikat Tuhan adalah perubahan, dan semua hal berawal dan berakhir padaNya, tidak ada sesuatu yang berjalan di luar kehendakNya, tapi hidup kita bisa menjadi sebuah surga atau neraka semua tergantung oleh keputusan kita saat ini.

0 comments: