Monday, October 10, 2016

Apa itu attunement?

Ketika sensei Usui menyadari keberadaan Reiki dalam retret spiritualnya di gunung Kurama-Kyoto, dia berpikir “ Jika kekuatan ini hanya dikuasai oleh keluargaku saja, maka kekuatan ini tidak dapat berguna bagi lebih banyak orang, aku harus menyebarkannya kepada semua orang.” Untuk misi tersebut, sensei Usui melakukan riset ke beragam naskah-naskah kuno dan belajar lebih dalam tentang fenomena energi. Setelah melalui beragam experiment dan uji coba, akhirnya beliau membuat standard penyaluran Reiki yang diberi nama REIJU, selain itu beliau juga menciptakan satu set latihan untuk mempercepat aliran Reiki yang diberi nama Hatsurei-ho.

Beliau mendirikan “ USUI REIKI RYOHO SOCIETY” dan memberikan pelajaran Sho-den (pemula) bagi siapa saja yang menginginkan untuk mempunyai kemampuan penyembuhan. Reiju pertama kali diberikan di Harajuku,Tokyo, kemudian menyebar ke Amerika Serikat dan berubah nama menjadi attunement.

Beberapa guru Reiki, menyebutnya inisiasi, bahkan sekarang ada yang mengatakan bahwa proses tersebut adalah proses membuka cakra energi. ( walaupun sebenarnya artinya tidak sama)

Ketika melakukan attunement, seorang guru Reiki terhubung dengan getaran Reiki dan menyelimuti dirinya dengan cahaya untuk memurnikan tubuh dan pikirannya. Kemudian dia akan membuat jalur untuk Reiki di tulang belakangnya. Guru reiki tersebut mengirim Reiki di tempat-tempat utama untuk memperlancar aliran energi. Selanjutnya sang guru akan menetralkan kelebihan energi yang ada didalam tubuh ke tanah, dan melakukan proses pemberian Reiki pada kedua belah tangan, agar telapak tangan dapat mengalirkan energi yang kuat

Semuanya dapat dilakukan oleh seorang guru yang mampu memberikan energi Reiki secara murni dan jernih.